Tuesday, 6 March 2012

Kedinginan Moscow City, Russia



Hujan masih berderai-derai turun dari langit. Tenang bunyinya yang menembusi pancaindera telinga lalu menyelinap ke dalam hati yang menimbulkan satu perasaan pelik di dalam sanubari. Terpanggil aku untuk terbang ke masa silam di mana semuanya sangat indah. Terhempas aku ke dasar memori di saat aku berusia 13 tahun di mana sang hujan menjadi teman baikku. Tak kira apa halangannya akan ku gagahi untuk bersama sang hujan. Tidak ku hiraukan bedilan dan leteran ibu. Riang aku bersama teman-teman menelusup ke dalam hujan dan hilang dari pandangan ibuku. Teetttt! Masa dah tamat. Cukuplah, pulang ke tempat asalmu! Kamu dah besar panjang! hatiku berbicara. =,="

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...